Friday, January 3, 2020

Indahnya Sebuah Persahabatan

Betapa menyenangkan menjadi orang kaya. Hidup serba berkecukupan. Apapun yang diinginkan akan terpenuhi. Karena semua sudah tersedia. Seperti halnya Bagus. Seorang anak orang kaya yang menjadi populer karena kekayaannya, berangkat dan pulang diantar oleh supir abadi dan mobil yang mewah.
   meskipun bergemilang harta, Bagus tidaklah menyombongkan diri. Tidak kalah dengan Bagus ,orang tua Bagus juga merupakan orang yang baik dan ramah, tidak berpatokan pada hartanya dalam bergaul dan tidak membeda-bedakan orang di sekitarnya. Teman-teman Bagus sangat suka dan betah berlama-lama dirumah Bagus karena mereka selalu disambut ramah dan diperlakukan seperti keluarga sendiri oleh keluarga Bagus. 
                     Bagus memiliki seorang sahabat yang sangat setia menemaninya dalam menghadapi kerasnya kehidupan. Tidak jauh dari rumahnya Shadam sahabat Bagus tinggal di kampung dekat rumah Bagus, hanya di pisahkan oleh RT saja. Tetapi sudah hampir dua minggu Shadam tidak bermain lagi di rumah nya Bagus.
“Hmm Shadam kemana ya mah, biasanya dia setiap hampir setiap hari mengunjungi rumah kita” kata Bagus
“Mungkin Shadam sedang sakit!”Kata mamah
“Iya juga mah, aku akan mengunjungi Shadam nanti sore” Jawab Bagus dengan penuh semangat. 
                     Sudah hampir lima kali Bagus mengetuk rumahnya si Shadam. Karena menunggu lama ia bertanya kepada tetangganya Shadam. Ternyata sudah dua minggu.Shadam ikut orang tuanya pergi ke desa. Karena ayahnya habis kena PHK. Akhirnya keluarga Shadam memutuskan untuk pergi kembali ke desa dan menjadi petani.
“Kasihan sekali keluarga Shadam” Kata Bagus dalam hati
dirumah nya Bagus nampak melamun sambil memikirkan nasib sahabat setianya tersebut.
“Ada apaan gus? Kok tampak lemas sekali” Kata ayah
“Si Shadam pak”. Jawab Bagus
“memangnya ada apa dengan Shadam sampai-sampai membuat kamu lesu begitu?”tanya ayah.
“Sekarang Shadam sudah pindah rumah pak. Kata tetangga nya di PHK dan keluarganya memilih untuk menjadi petani”.
“Kalau ayah sih tidak terlalu percaya coba tanya deh sama pak RT atau ke tetangga lain”. Kata ayah. “Lalu apa rencana mu?”Lanjut ayah
“Aku berharap ayah bisa menolong Shadam” jawab Bagus
“Maksudmu?” ayah bingung
“Aku pengen Shadam bisa disini lagi” Bagus memohon kepada ayah.
“Baik kalau itu bisa membuat kamu senang ,tapi kamu harus bisa mencari alamat si Shadam”.Kata ayah
                     Berkat bantuan pemilik kontrakan bekas rumah Shadam akhirnya tiga hari kemudian Bagus berhasil mendapatkan alamat rumah Shadam yang ada di desa.


Ia merasa sangat senang. Kemudian ayah bersama dengan bagus pergi kerumah Shadam yang berada di desa. Lokasi rumahnya masih masuk kedalam desa lagi. Bisa ditempuh dengan jalan kaki sekitar dua kilometer. Sesampainya dirumah kami disambut orang tua Shadam dan Shadam sendiri. Betapa gembiranya hati Shadam ketika bertemu dengan sabahat dekatnya. Mereka berpelukan cukup lama untuk melepas rindu mereka berdua. Pada awalnya Shadam sangat kaget dengan kedatangan Bagus secara tiba tiba.
“Maaf ya gus, aku tak sempat memberi kabar ke kamu kalo aku ingin pindah”. Kata Shadam
“ah gak papa, yang penting aku sudah ketemu kamu dan merasa senang”. Jawab Bagus
Setelah berbincang cukup lama, ayah menjelaskan tujuannya pergi mengunjungi rumah si Shadam yaitu untuk mengajak Shadam pergi ke Surabaya. Ternyata orang tua Shadam tidak keberatan, mereka menyerahkan segala keputusan kepada Shadam sendiri.
“Begini dam kedatangan kami kemari, untuk mengajak kamu ikut kami ke surabaya. Kami menganggap kamu itu sudah seperti keluarga kami sendiri. Gimana dam apakah kamu ingin menerima tawaran kami?” Tanya ayah
“soal sekolahmu” lanjut ayah “kamu tidak usah khawatir. Seluruh biaya pendidikanmu biar keluarga kami yang menanggung”.kata ayah
“Baiklah kalau memang bapak dan Bagus menghendaki saya ikut, saya mau pak. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan bapak yang mau membantu saya dan keluarga saya” jawab Shadam
          Kemudian Bagus memeluk shadam. Ia menangis terharu karena kebahagiaan. Kini Shadam tinggal di rumah Bagus. Sementara orang tuanya tetap tinggal di desa. Selain untik mengerjakan sawah, mereka juga merawat nenek Shadam yang sudah semakin tua.

No comments:

Post a Comment

TEORI KOMPUTASI DAN IMPLEMENTASI KOMPUTASI DALAM BIDANG FISIKA

A. Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada mode...