Sunday, December 15, 2019

APAKAH INI JATUH CINTA?


Di sebuah sekolah, matahari belum tampak.Udara pada pagi hari terasa dingin. Alam pun masih diselumuti embun pagi.Seorang anak duduk di dalam ruangan yang sepi.siapakah dia? Ia adalah seorang murid, yang bernama Angga
Ditariknya nafas dalam dalam baru di hembuskan perlahan.Kemudian secara perlahan kakinya melangkah kesebuah ruangan yang penuh dengan seragam putih abu abu.Ya, hari ini adalah hari pertama ia pindah sekolah SMA barunya secara resmi.
Sambil menatap kedepan. Rizki pun melangkah.“Baiklah anak anak.Mohon perhatiannya sebentar.Karena ini hari pertama masuk sekolah. Kalian harus memperkenalkan diri masing masing,” kata sang inu guru. Ketika giliranku, akupun memperkenalkan diri selayaknya orang yang baru berkenalan.
“Perkenalkan, Namaku Angga Prawijaya. Rumahku di Ciangsana, Bogor. Panggil saja saya apabila ada perlu.Senang bisa bertemu kalian,” kata Angga sembari menatap kedepan.Karena dengan jelas, mata Angga terhenti pada cewek yang duduk di pojok ruangan.Cewek dengan potongan rambut yang panjang sedang asik dengan buku yang dibacanya.Tak menatap sama sekali. Entah ia keasikan baca buku, atau memang kehadirannya tak menarik perhatian.Ketika semua selesai memperkenalkan diri dan duduk dibangku masing masing.
Kelas yang tadinya hening, kini mulai terdengar bisikan.
“Asik, temen baru nih,” kata cewek yang duduk didepan hadapan Angga.
“Keren nih, udah punya pacar belum?”
Pertanyaan dari salah satu siswi dikelas disambut oleh suara riuh oleh seisi kelas. Angga hanya tersenyum kaku.Merasa sedikit malu dan takjub.”Sudah sudah, pekenalan selanjutnya nanti saja.Sekarang mari kita lanjutkan pelajaran kita, dan kamu boleh duduk di…,” Guru tersebut mencari tempat kosong di sekelilingnya, “Disana,” tunjuknya kerasa bangku kosong diujung kelas.
Begitu duduk di bangkunya, angga diam diam menoleh tepat kecewek disampingnya.Cewek yang berhasil menarik perhatianya.Angga heran karena dia membaca buku matematika, padahal sedang jam pelajaran biologi.
Begitu bel ganti pelajaran terdengar, Angga menutup bukunya.Ketika ia ingin berkenalan dengan cewek disampingnya entah kapan dua buah earphone terpasang di telinganya. Membuat Angga terpaksa bungkam.
“Jadi nama lu Angga, kenalin gua Rizki.”
Kepala angga langsung menatap kedepan. Kearah cowok yang duduk di depannya. “Eh, lu orangnya pendiem ye?” ujar Rizki begitu bel istirahat pertama berbunyi.
“Ngga juga kok. Kan ini hari pertama.Yakali gua langsung teriak gajelas, ntar gua di bilang gila,” balas  Angga yang di sambuttawa.
“Yaudah, mumpung istirahat kekantin yuk. Sekalian nyari temen baru buat lu Ang,” ajak Rizki sambil mengajaknya keluar.
“Yaudahlah, berangkat,” ujarAngga sambil mengejar Rizki.
SebelumAngga keluar kelas, ia memalingkan wajahnya dan melihat rekan sebangkunya yang terus membaca buku. Entah dorongan dari mana, hanya saja Angga tertarik oleh rekan sebangkunya itu.
 “Eh, yang duduk disebelah gua itu namanya siapa sih?,” ujarAngga.
“Oh itu, namanya Yuni. Lu sukaya?,”ujar Rizki meledekAngga.
“Yakali Riz, aneh aja tadi. Kan lagi pelajaran biologi, masa di abaca buku matematika,” ujarAngga.
Istirahat pun selesai, ketika pelajaran berlangsung.Angga mengajak kenalan dengan cewek yang duduk disebelahnya.
“Hai, boleh kenalan?,” ujarangga
Cewek tersebut melepas earphonenya
“Apa apa?Tadi lu bilang apa?,” ujar cewek yang duduk disebelah angga
“Boleh Kenalan?,” ujar Angga
“Oh, boleh kok,” ujar wanita itu
“Nama Lu Siapa?RumahDimana? Panggilan Lu Siapa?,” ujar Angga bertanya
“Nama guaYunita Sari ,rumah di Ciangsana, panggil sayang juga boleh kok,” ujar Yuni sambil tertawa.
“Serius Lu?,” ujar Angga sambil melotot.
“Bercanda kok. Oh iya, nama lu siapa?,” ujar yuni
“Nama guaAnggaWinata, panggil aja Angga.Loh rumah kita deketan dong, bisa dong sekali kali berangkat bareng,” ujar angga sambil tertawa.
Setahun mereka berteman, tanpa disadari Angga mempunyai rasa ke Yuni.Angga terus memikirkan Yuni.Dan  mulai bercerita ke Rizki sahabatnya yang didapat waktu pertama kali pindahan sekolahnya.
“Eh Riz, kok gua kalo deket Yuni malu malu gitu ya?,” ujar Angga ke Rizki.
“Lu punya rasa kali ama dia,” ujar Rizki.
“Mungkin sih, gua harus gimana dong?,” ujar Angga.
“Ya… lu bilang lah samaYuni,” ujar Rizki.
“Gua mana berani bilang kedia,” ujar Angga.
“Percaya diri aja Ang,” ujar Rizki
Pada malam itu juga Angga memberitahu isi hatinya ke Yuni wanita yang di sukainya itu lewat akun social media.
“Yun…,”ujar Angga.
“Ada apa Angga?,” ujar Yuni.
“Gini Yun, selama satu tahun gua kenal lu, entah dari mana datangnya, gua suka sama lu Yun…,” ujar Angga sambil bergemetar jari jarinya.
“Kalo lu ada rasa sama gua terus bisa apa ang?,” ujar Yuni.
“Lu mau ga jadi… pacar gua?,” ujarAngga.
“Sorry Ang, gua belom bisa,” ujarYuni.
“Kenapa? Salah kah gua?,” ujarAngga.
“Lu gasalah kok, sorry yah,” ujarYuni.
“Makasih deh Yun, gua minta maaf deh,” ujar Angga
“sorry Ang…,” ujarYuni
Seandainya sejak awal ia tau akan seperti ini, ia tidak akan jatuh cinta.
Merasa marah pada dirinya, Angga bangkit berdiri. Ditinggalkan Handphonenya dalam keadaan menyala, Angga keluar kamar. Sepertinya butuh udara segar.Angga pun berfikir,”Apakah Ini Yang Dinamakan Jatuh Cinta?,”


No comments:

Post a Comment

TEORI KOMPUTASI DAN IMPLEMENTASI KOMPUTASI DALAM BIDANG FISIKA

A. Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada mode...